3 Jenis Modal Usaha Yang Wajib Kamu Ketahui

364
3 Jenis Modal Usaha

Pinjammodalid – Ada 3 Jenis Modal Usaha untuk membangun sebuah usaha, kebutuhan finansial akan modal memang menjadi poin utama untuk menjadi fondasi awal. Kebutuhan modal tidak selalu sama dalam setiap usaha. Jumlah yang dibutuhkan bisa jadi besar ataupun kecil, tergantung usaha apa yang akan dijalankan. Saat ini antusiasme masyarakat untuk membuka usaha sangatlah tinggi, apalagi membuka usaha online. Masyarakat dipermudah dengan adanya platform dan media sosial yang bisa menjadi alat untuk memasarkan barang dagangannya tanpa harus memiliki tempat sendiri atau menyewa tempat berjualan.

Namun dalam membangun sebuah usaha, pastinya akan terdapat hambatan. Salah satu hambatan yang banyak di temui adalah modal. Bukan hanya kebutuhan akan modal namun juga cara mengelola modal yang dimiliki atau disaat  kebutuhan akan modal tersebut kurang, disaat itu pula mengajukan pinjaman bisa menjadi solusi untuk memenuhi kebutuhan modal tersebut. Namun sebelum memutuskan untuk meminjam modal, kamu wajib tahu 3 jenis modal usaha berikut ini :

  1. Modal Pendanaan

Modal Pendanaan merupakan modal awal yang kamu butuhkan untuk dapat mulai membuka usaha. Modal Pendanaan biasanya merupakan modal yang diperuntukan untuk digunakan dalam jangka waktu Panjang selama kamu masih membuka usaha tersebut. Sebagai contoh jika kamu ingin membuka usaha kue kekinian, maka kebutuhan akan Oven atau panggangan, kemudian kompor untuk memanggang aneka makanan lainnya, mixer, blender, alat-alat awal yang akan kamu gunakan untuk membuat kue, bisa kita sebut sebagai modal Pendanaan. 

Untuk itu kamu harus cermat dalam menghitung modal investasi di awal kamu membuat usaha.

  1. Modal Kerja

Nah untuk pengertian dari modal kerja sendiri adalah modal yang kamu gunakan untuk membiayain kegiatan usaha. Contoh sederhananya dari modal kerja adalah, jika kamu berjualan pakaian, maka bahan pakaian , benang, jarum jahit, dan bahan baku lain sampai menjadikan sebuah pakaian jadi, itulah yang dapat dinilai sebagai modal kerja. Sebagai contoh jika satu buah pakaian tersebut modal kerja nya adalah 75.000 Rupiah sudah termasuk keseluruhan bahan dan jahitan, maka kamu sudah bisa menghitung angkat modal kerja senilai 75.000 per satu buah pakaian. Jika kamu bisa menjualnya seharga 100.000 Rupiah, maka kamu akan meraih keuntungan bersih senilai 25.000 Rupiah per satu buah pakaian.

  1. Modal Operasional

Lain halnya dengan modal investasi dan modal kerja, modal operasional adalah modal yang dikeluarkan setiap bulannya demi terjalannya operasional usaha. Terlepas dari barang jualan kamu sedang banyak pembeli ataupun sedang sepi pembeli, biaya operasional ini adalah biaya yang tetap harus keluar. Seperti contoh keperluan untuk membayar listrik, kemudian air, bensin untuk kendaraan berbelanja, ongkos, dan biaya yang harus kamu bayarkan. Biasanya biaya operasional ini butuh perhitungan yang teliti, agar kamu dapat menghitung secara konstan jumlah yang harus kamu keluarkan secara rutin setiap bulannya.

Setelah kamu mengetahui 3 jenis modal dasar dalam membangun usaha, barulah kamu dapat mulai menghitung dari ke tiga jenis modal usaha diatas, berapakah jumlah yang kamu butuhkan, dan bertujuan untuk memenuhi jenis modal yang mana? Pastikan kamu menghitungnya dengan cermat. Sebab dana pinjaman yang kamu terima memiliki tanggung jawab untuk dapat kamu kembalikan tepat waktu. Jika kamu membutuhkan solusi untuk tambahan modal, kamu bisa mencoba untuk #BeraniMelangkah Bersama Pinjam Modal yang dapat membantu mencukupi kebutuhan modal usaha kamu. Cukup klik link ini https://pinjammodal.id untuk mengetahui lebih lanjut ya, sahabat. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here