Dirut PLN Dituntut Ganti Rugi Rp 40 Triliun Atas Listrik Padam Oleh LKBHI

0
41

Pinjammodal.id–  Dirut PLN dituntut oleh Lembah Konsultasi Bantuan Hukum Indonesia (LKBHI) atas peristiwa  listrik padam yang dianggap amat sangat merugikan masyrakat. LKBHI telah mendaftarkan gugatan class action, yaitu gugatan yang mewakili kelompok masyrakat ke Pengadilan  Negeri Jakarta Selatan.

Dilansir dari kompas.com, Mulkan selaku salah satu kuasa hukum LKBHI menjelaskan “Kita mendaftarkan gugatan class action. Gugatan ini kita daftarkan terhadap dirut PLN, Menteri BUMN sebagai tergugat dua dan turut tergugatnya Menteri ESDM,” ujarnya.  Mulkan juga menyatakan bahwa seharusnya  PLN bertanggung jawab atas insiden  padamnya listrik tersebut,  karena jika PLN hanya memberi kompensasi,  ini  dirasa kurang cukup untuk menutupi kerugian yang dialami masyarakat. Berikut penjelasan Mulkan: “Dirut PLN menyatakan hanya memberikan kompensasi itu menurut kita opini hukum yang keliru karena di sini PLN coba untuk melepaskan  pertanggungjawaban hukum memberikan ganti rugi.” Saat ini gugatan yang dibuat oleh LKBHI telah terdaftar dengan nomor 653/Pdt.4/2019/PN.JKT.SEL di  Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Apabila gugatan ini dikabulkan, maka selain PLN dinyatakan bersalah, PLN juga wajib membayar ganti rugi sebesar Rp. 40 triliun. Rencananya, uang ganti rugi ini akan disimpan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Supaya nantinya masyarakat yang mengalami kerugian akibat pemandaman listrik pada Minggu (4/8/2019) hingga Senin (5/8/2019) dapat mengajukan permohonan ganti rugi dengan membawa bukti – bukti kerugian ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan

Author by : Stephanie Sabrina
IG : @stephaniesabrinaaa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here