Masalah UMKM Dan Solusinya

179
Masalah UMKM Dan Solusinya

Pinjammodalid – Masalah bisa terjadi kepada siapa saja, kapan saja, dan dimana saja. Tidak terkecuali bagi para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). UMKM merupakan harapan bangsa terutama dalam membangun perekonomian nasional. Dengan dukungan Pemerintah, UMKM bisa menjadi harapan untuk mengurangi angka pengangguran yang masih terbilang tinggi di negara kita. Guna memberikan solusi bagi UMKM, berikut adalah 5 masalah UMKM dan solusi untuk mengatasinya :

  1. Kurangnya Bimbingan

Berdirinya UMKM biasanya dilakukan perseorangan atau individu, namun banyak dari UMKM yang masih kesulitan untuk mengembangkan usahanya. Hal ini biasanya terjadi karena kurangnya bimbingan. Disinilah peran mentor bisa menjadi solusi bagi pemilik usaha yang butuh bimbingan dalam menjalankan bisnisnya. Tentu saja mentor berperan membagikan pengalaman dibidang usaha, yang kemudian bisa memberikan masukan dan kritik mengenai bisnis kamu. Jika kamu bisa menemukan mentor dalam usahamu, belajar dan mintalah bimbingan agar mentor tersebut bisa menggiring usahamu ke jenjang yang lebih tinggi.

2. Tidak Adanya Evaluasi

Masalah ini akan terus-menerus menyerang usaha kamu jika tidak diperbaiki. Kurangnya evaluasi secara rutin membuat usaha kamu sulit untuk berkembang. Evaluasi sangatlah diperlukan dari berbagai aspek. Dengan melakukan evaluasi, kamu bisa mengetahui apa yang baik dan patut diteruskan dan apa yang kurang baik untuk usahamu dan perlu dihentikan. Ketika evaluasi kamu juga bisa kembali melakukan analisis market berdasarkan trend terkini. Sehingga membuat usaha kamu terus update dengan perkembangan zaman.

3. Strategi Pemasaran yang kurang

Pentingnya menjaga agar usaha kita terus menyita perhatian customer, salah satunya bisa dijaga dengan cara pemasaran yang terus berjalan. Untuk itu perlu diperhatikan strategi pemasaran usaha kamu. Pemasaran merupakan ujung tombak dalam bisnis. Jika produk yang kamu jual sudah berkualitas, namun pemasaran yang dilakukan tidak maksimal, maka akan sangat berpengaruh ke omzet. Untuk itu buatlah strategi pemasaran yang matang dan terukur, sehingga kamu bisa tetap menjaga eksistensi usaha kamu.

4. Tidak Memiliki Rencana Anggaran

Rencana anggaran berperan sangat penting dalam urusan keuangan UMKM. Beberapa hal yang seharusnya ada di dalam rencana anggaran antara lain adalah modal usaha, biaya operasional, biaya promosi, biaya kewajiban dan juga biaya-biaya lainnya. Tidak peduli apakah usahamu berskala besar ataupun kecil, rencana anggara tetaplah sangat dibutuhkan. Dengan memiliki perencanaan anggaran, kamu juga bisa menentukan prioritas untuk pengeluaran mana yang lebih penting dan mana yang bisa ditunda.

5. Kurangnya Tambahan Modal

Tidak dapat dipungkiri setiap usaha tentunya membutuhkan modal, terutama untuk mengembangkannya. Masalah keuangan yang satu ini bisa membuat kamu menunda banyak hal yang seharusnya bisa kamu lakukan untuk memajukan usahamu. Dalam setiap masalah tentu saja ada solusinya, dalam hal ini kamu bisa mengambil pilihan untuk melakukan pinjaman modal usaha. Namun, pastikan pinjaman modal usaha ini diambil dengan bijak dan penuh tanggung jawab untuk mengembalikannya tepat waktu, dan digunakan untuk kebutuhan produktif.

Jika kamu memutuskan untuk melakukan pinjaman, pastikan kamu meminjam di perusahaan yang aman dan terpercaya. Pinjam Modal adalah salah satu perusahaan fintech yang sudah Berizin dan Diawasi OJK. Melalui pinjaman modal ini kamu bisa lebih mudah untuk mengambil setiap keputusan dalam usaha kamu. Jika kamu memutuskan untuk melakukan pinjaman modal ini, kamu bisa cari tahu tentang kami melalui website resmi di www.pinjammodal.id, atau kamu bisa langsung download aplikasi kami di iOS ataupun di Android.

#BekaliLangkah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here