Tips Mengelola Modal Usaha Bagi UMKM Pemula

117
Mengelola Modal Usaha
Mengelola Modal Usaha

Bagi para pelaku UMKM pemula, mengelola modal usaha dengan baik adalah poin penting. Faktor permodalan menjadi salah satu faktor mutlak yang dibutuhkan untuk berdirinya sebuah usaha. Namun, modal yang cukup saja tidak menjamin keberhasilan usaha, jika tidak dikelola dengan baik.

Modal usaha yang dikelola dengan baik dan bijak, akan berpengaruh besar terhadap kelangsungan usaha di masa sekarang dan masa mendatang. Dibutuhkan usaha, pengetahuan dan ketelitian sebagai fondasi dalam pengelolaan modal, terutama bagi UMKM pemula.

Download Aplikasi Pinjam Modal

Modal usaha memiliki berbagai tujuan, seperti tujuan untuk memperbanyak stok barang, tujuan untuk melakukan promosi marketing secara digital, untuk melakukan endorsement dengan influencer, dan lain sebagainya.

Baca Juga : Tipe-Tipe Influencer Yang Wajib Kamu Tahu 

Dengan banyaknya tujuan atau fungsi dari modal usaha, tentunya kamu harus mengerti cara Kelola modal usaha dengan bijak. Apa saja tips untuk mengelola modal usaha? Simak artikel ini!

1. Buat Perencanaan Keuangan

Mulailah dari hal yang sederhana, seperti membuat perencanaan keuangan. Meski terdengar sederhana, tapi pengaruhnya sangatlah besar. 

Perencanaan keuangan ini harus dibuat secara rinci dan teliti. Tuangkan seluruh kebutuhan kamu dalam mengembangkan usaha, dan buat proyeksi anggaran atau modal yang dibutuhkan dalam perencanaanmu. 

Hal ini berguna agar kamu tidak kebablasan dalam menggunakan modal usaha yang ada. Akan lebih mudah jika kamu telah Menyusun anggaran dasar dalam perencanaan keuangan bisnis kamu dari sejak awal dibangunnya usaha.

2. Pisahkan Rekening Pribadi dan Usaha

Penting bagi pelaku umkm pemula untuk memisahkan rekening pribadi dan rekening usaha. Sering kali banyak pemula yang membiarkan rekening pribadinya digabung dengan rekening bisnis.

Sebetulnya hal ini sah-sah saja, namun ketika kamu sudah berfokus untuk mengembangkan bisnis, akan sulit nantinya untuk memilah-milah mana yang pengeluaran pribadi dan mana yang untuk kelangsungan usaha.

Sehingga sangat disarankan untuk melakukan pemisahan rekening sejak awal.

3. Lakukan Konsultasi Dengan Pengusaha Yang Berpengalaman

Sebagai pemula dalam membangun usaha, tidak ada salahnya untuk banyak melakukan konsultasi dengan para pelaku usaha yang sudah lebih berpengalaman.

Tidak jarang para pengusaha lama melakukan sesi sharing kepada para pelaku usaha yang masih pemula.

Tentu saja saat ini sudah banyak kegiatan seperti webinar yang tidak berbayar, yang bisa kamu ikuti untuk menambah ilmu berjualan kamu, dan tidak terkecuali dalam pengelolaan modal usaha. 

Salah satu upaya yang bisa kamu lakukan adalah bergabung dengan komunitas UMKM. Komunitas bisa menjadi tempat yang tepat untuk kamu berbagi informasi dan sekaligus memperluas jaringan kamu dalam berbisnis.

Baca Juga :Dapatkan Review Produk Gratis Dengan Gabung Komunitas UMKM

4. Lakukan Evaluasi dan Monitoring Secara Berkala

Jika beberapa hal diatas sudah kamu lakukan, jangan lupa untuk selalu melakukan evaluasi dan monitoring seluruh kegiatan finansial dalam bisnismu.

Tentunya hal ini sangatlah penting, sekalipun hal-hal operasional dengan jumlah yang tidak terhitung besar, namun jika dibiarkan maka akan menumpuk dan akan menjadi masalah nantinya. 

Evaluasi cukup dilakukan dengan melakukan pengecekan terhadap setiap detail pengeluaran yang telah ditulis dalam buku anggaran. Idealnya lakukan evaluasi setiap menjelang akhir bulan atau 1 bulan 1 kali. 

5. Kelola Hutang Dengan Baik

Dalam membangun usaha, menjadi hall umrah jika kamu mendapatkan sumber permodalan dari berhutang. 

Berhutang bisa dengan Bank, berhutang dari keluarga, kerabat, atau bahkan Fintech. Tentu saja berhutang bisa menjadi solusi modal usaha bagi kelangsungan UMKM yang sedang kamu bangun.

Akan tetapi modal usaha yang berasal dari Hutang, jika tidak dikelola dengan baik akan menjadi masalah di kemudian hari. Terutama jika melanggar perjanjian yang telah disetujui sebelumnya.

Berhutang dengan keluarga, teman, atau kerabat, jika telat atau lalai membayar akan berdampak terhadap hubungan yang renggang. Jika berhutang kepada Lembaga keuangan seperti Bank atau Fintech, tentunya ada bunga yang harus dibayarkan sebagai bentuk tanggung jawab. 

Jika kamu lalai membayarkan sesuai tenggat waktunya, maka bunga tersebut akan menumpuk dan kamu akan terlilit hutang yang akan sangat memberatkan bisnismu.

Untuk itu segala sesuatu yang kamu lakukan dengan modal usaha yang ada harus dikelola sebaik dan sebijak mungkin. Bagi UMKM Pemula, tentu pondasi dalam pengelolaan keuangan ini harus mulai di bentuk dan dipraktekan.

Beberapa tips dalam pengelolaan modal usaha diatas itu dapat kamu terapkan dan bagikan kepada setiap UMKM pemula. Tidak perlu khawatir jika pelaku usaha membutuhkan tambahan modal usaha, karena Pinjam Modal bisa menjawab permasalahan modal usaha yang dialami oleh banyak UMKM di Indonesia.

Pinjam Modal sudah terdaftar dan berizin di OJK, dapat dipastikan seluruh data pribadi kamu aman dan tidak akan disebarluaskan.

Download Aplikasi Pinjam Modal

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here